Synopsis
BOX2BOX Podcast adalah podcast sepakbola yang akan bicara apa saja soal sepakbola dari segala penjuru, dari mulai liga-liga Eropa sampai aspek non-teknis di luar lapangan. Digawangi oleh award-winning presenter, Pangeran Siahaan bersama pundit ternama Justin Lhaksana dan jurnalis kawakan Tio Prasetyo, BOX2BOX memberikan semua yang anda butuhkan soal sepakbola.
Episodes
-
Take-Ons #15 Mending Sepakbola Proaktif atau Reaktif?
01/06/2022 Duration: 17minMasih hangat soal final UEFA Champions League yang mempertemukan Liverpool dan Real Madrid. Jerry, Aun, dan Rossi memperdebatkan: Mending sepakbola proaktif atau reaktif? Ini gak lepas dari anggapan orang bahwa Liverpool ngewakilin yang proaktif, sementara Madrid yang reaktif. Meski, catatan sedikit, Madrid gak selamanya reaktif. Kalau lihat karakteristik Carlo Ancelotti, mereka sebetulnya lebih pragmatis aja: Mencoba bermain praktis dengan memaksimalkan apa yang tim sendiri punya–dan kadang fokus mengeksploitasi kelemahan lawan. Konten: Apa bedanya pragmatis dan reaktif? (02:24) Apakah sepakbola pragmatis/reaktif jadi penawar buat sepakbola proaktif? (03:18) Jadi, yang pragmatis/reaktif itu adalah klub atau pelatihnya (06:29) Pilih mana: Gaya bermain atau hasil akhir? (08:28) Proaktif harusnya bisa fleksibel dan pada akhirnya bersinergi dengan hasil akhir (10:18) Orang suka salah kaprah: Kalau sudah dapet result bagus, tim itu baik-baik aja. Padahal gak selalu gitu (11:33) Main what if kalau Aun d
-
#89 The Don
31/05/2022 Duration: 59minReal Madrid emang pawangnya UCL. Tapi, jangan salah, Carlo Ancelotti juga begitu. Dia serial winner juga kalo urusannya trofi UCL. Jadi, keberhasilan Madrid gak lepas dari sosok Ancelotti itu sendiri. Terus apa kiat Ancelotti bisa bikin tim yang dia latih jadi juara? Di episode kali ini, Jerry, Aun, Dex, dan Rossi bahas komplet mulai dari sosok Ancelotti, Thibaut Courtois, hingga Jürgen Klopp. Konten: Tori Story dari nonton bareng Champions League di Tori Kaizoku (06:40) Banyak yang bilang Real Madrid itu menang karena Thibaut Courtois lagi “luck” doang (10:32) Daripada menganggap Madrid beruntung, lebih baik soroti lini depan Liverpool. Lagipula kalau gak bisa memecah kebuntuan, kayaknya yang “miskin taktik” itu Jürgen Klopp, bukan Carlo Ancelotti (16:33) Pada laga final, apa yang bikin taktik Ancelotti berhasil? Ada banyak detail taktik sebenarnya (20:51) Liverpool punya beberapa kelemahan yang sebetulnya sudah mereka tahu tapi mereka gak bisa mengantisipasinya (24:56) Mungkin benar, DNA Eropa it
-
#88 Comeback! Duo TJ Bahas Final UCL
27/05/2022 Duration: 01h08minEpisode silaturahmi selanjutnya dari Box2Box Football: Duo TJ kembali mengudara! Tio Utomo, Kang Jalu, Jerry Arvino, dan Dex Glenniza membahas pramatisme José Mourinho yang berhasil membawa dia jadi juara Eropa lagu (meski “hanya” di UEFA Europa Conference League), kebangkitan Serie A (liganya bapak-bapak pas zaman Kang Jalu muda), dan preview final Liga Champions. Kalau Mohamed Salah belum bisa lupa dicederain Sergio Ramos dan dikalahin Real Madrid (2018) sehingga pengin balas dendam, sepertinya para penonton belum bisa lupanya adalah sama blunder Loris Karius. Konten: Duo TJ is back! Tio dan Jalu, yang pada awal-awal Box2Box Football biasa membahas sepakbola dari sudut pandang berbeda, meski “berbeda” yang dimaksud adalah “bokep” (01:41) Cerita terciptanya Umpan Tarik dan kemudian Duo TJ (06:41) Tanda-tanda Anda sudah jadi bapak-bapak adalah ketika sudah gak sanggup nonton bola lagi di jam begadang (13:00) Ada yang blunder, bukan operator Box Room, melainkan operator BBC yang nulis “Manchester United a
-
Umpan Tarik #183 Kenapa Jarang Ada One Club Man di Indonesia?
26/05/2022 Duration: 21minKenapa fenomena One Club Man di Indonesia jarang sekali ada? apa yang membuat loyalitas jadi barang langka di sepakbola Indonesia? Dibahas selengkapnya di episode terbaru #UmpanTarik
-
Take-Ons #14 Kenapa Serial Winners Sering Jadi Juara?
25/05/2022 Duration: 18minFinal kompetisi antarklub Eropa, termasuk Champions League, sering banget memunculkan serial winners alias klub-klub langganan juara sebagai pemenang. Sementara, buat klub yang tampil konsisten sepanjang musim, belum tentu ada jaminan jadi juara. Contoh aja: Olympique Lyon vs Barcelona di final UWCL. Lantas, apakah final UCL musim ini kembali memunculkan juara dari kubu serial winners seperti Real Madrid. Liga sama turnamen memang beda, makanya tipikal serial winners dan consistent performer itu gak selalu sama (01:29) Buat klub yang pengin jadi consistent performer, lebih sulit kejadian di Premier League yang lebih kompetitif (03:41) Kalo lihat perjalanan Real Madrid dan Liverpool sejauh musim ini, bisa dibilang gak serial winner vs consistent performer? (05:11) Selain serial winner dan consistent performer, ada pula comeback mentality; status yang dikasih buat klub yang hampir selalu mampu bangkit ketika terpuruk (09:25) Apakah laga final UCL nanti akan terasa kurang “sempurna” karena Real Ma
-
#87 Il Campione
24/05/2022 Duration: 01h09minSelesai sudah liga-liga Eropa dengan Premier League dan Serie A akhirnya memunculkan juara: Manchester City dan AC Milan. Episode ini bakal ngebahas review-review seputar kesuksesan City dan Milan jadi juara, plus bahasan soal kontrak mahal Kylian Mbappé dan review final UEFA Women's Champions League (UWCL). Gak ketinggalan, Jerry, Dex, dan Rossi juga nyindir soal goal difference 0 dari Manchester United. Konten: Tim Basket Putra Indonesia (ngalahin Filipina) dan Voli Indonesia (ngalahin Vietnam) meraih medali emas SEA Games di Vietnam (03:42) Apakah ini berarti kalau liganya baik (atau sedikit beres), juga perencanaan bagus, timnasnya juga baik? (07:18) Olympique Lyonnais Féminin jadi juara Liga Champions Perempuan, ngalahin FC Barcelona Femení 3-1, padahal Barcelona sepanjang musim menang melulu, gak pernah imbang, baru kalahnya di UWCL (11:24) Ada Hederberg sebetulnya punya peran penting di permainan Lyon, tapi kenapa Amandine Henry yang jadi player of the match? (16:52) Kenapa Lyon bisa dominan ban
-
#86 The Last Day Festival
20/05/2022 Duration: 01h12minSelamat datang di ‘The Last Day Festival’ alias ‘Festival Hari Terakhir’, di mana pertandingan-pertandingan penting tersaji buat menentukan siapa yang jadi juara liga dan siapa ayng degradasi. Di episode kali ini, Jerry, Dex, dan Rossi ngebahas soal persaingan juara dan degradasi plus beberapa isu lain seperti Premier League’s Young Player of the Year, review final Europa League, dan munculnya Steve McClaren sebagai asisten Erik ten Hag di Manchester United. Konten: Update dari luar sepakbola: sudah boleh gak pakai masker di ruang terbuka, Vladimir Putin jadi “salesman” terbaik NATO, dan Singapura menolak Ujian Akhir Semester (02:05) Ada pemain yang kena hukuman dan teguran ketika peringatan International Day Against Homophobia, Biphobia and Transphobia (06:14) Erik ten Hag mengajak Steve McClaren jadi staf di Manchester United (14:55) Premier League’s Young Player of the Year (YPOTY): beneran buat pemain muda? (23:49) Daripada pemain muda terbaik yang nominasinya obvious dan berulang, mending dijadika
-
Umpan Tarik #182 Perjuangan Meraih Medali Belum Usai!
19/05/2022 Duration: 31minAngka episodenya spesial kayak nama band Pop Punk. Sudah 31 tahun sejak terakhir kali Indonesia meraih medali emas cabang sepakbola di SEA Games. Apakah tahun ini dahaga tersebut akan usai?
-
Take-Ons #13 Gimana Kalo Klopp Latih Bayern?
18/05/2022 Duration: 25minAda aja yang bilang bahwa siapa pun pelatihnya, Bayern München pasti jadi juara liga. Lalu, gimana seandainya kalo Jürgen Klopp jadi pelatih Bayern? Apakah otomatis jadi juara liga juga? Terus, kalo ngebandingin Bayern-nya Jupp Heynckes dan Hansi Flick, mana yang lebih bagus? Semua dibahas bareng Jerry, Dex, Rossi, dan Gerhan dari Spieltag Indonesia. Konten: Bayern-nya Julian Nagelsmann sekarang kalau dibandingkan dengan Borussia Dortmund-nya Jürgen Klopp dulu, mana yang lebih hebat? Ini gak cuma berkaca dari trofi, tapi dari semua aspek (01:38) Bayern-nya Nagelsmann punya poin terkecil dibanding Bayern di musim-musim sebelumnya, tapi tetap bisa juara. Apakah ini menandakan Bundesliga gak kompetitif? (04:02) Jika Klopp itu “from zero to hero”, bagaimana dengan Nagelsmann yang kariernya naik di RB Leipzig, sebuah klub yang dianggap “villain”? (05:39) Kalau Klopp menangani Bayern-nya Nagelsmann, apakah otomatis bisa juara? Sebaliknya, bagaimana jika Nagelsmann memangani Dortmund-nya Klopp? Siapa yang aka
-
#85 Bundesliga Bukan “Bayern-liga”
17/05/2022 Duration: 01h06minAda anggapan malas bahwa pelatih mana pun pasti bisa bawa Bayern München jadi juara liga. Padahal, ada banyak faktor—gak cuma pelatih—yang bisa menentukan sebuah tim jadi juara. Anggapan ini gak lepas dari dominannya Bayern di Bundesliga, meski dominasi tersebut gak lepas juga dari gimana tim-tim lainnya mengelola diri masing-masing. Bareng Jerry, Dex, Rossi, dan Gerhan dari Spieltag Indonesia, episode ini bakal ngupas mitos soal Bundesliga adalah “Bayern-liga” dan hal-hal lain seputar sepakbola Jerman. Konten: Hot take Bang Fuad di episode sebelumnya masih ramai bikin tab mention penuh. Terus ada juga bahasan postingan soal cari jodoh seorang pengajar bahasa Inggris dan Pak Luhut dari “universe” lain (04:41) Di Final Piala FA, Jürgen Klopp (Liverpool) lagi-lagi menang atas Thomas Tuchel (Chelsea), suksesornya dulu di Borussia Dortmund (12:54) Klopp sepertinya jadi kryptonite buat Tuchel (15:35) Persiapan penalti, baik psikologis maupun teknis, jadi kunci buat kemenangan timnya Klopp (19:07) Melihat ka
-
#84 Man City Juara Musim Depan? Definitely Maybe
13/05/2022 Duration: 01h18minDatengnya Erling Håland langsung bikin Manchester City digadang-gadang jadi juara musim depan. Gak bisa disangkal, Håland emang berpotensi jadi game-changer dalam permainan City. Lalu, gimana dengan Manchester United dan klub lain? Perlukah khawatir? Kemudian, apa artinya kemenangan tim U18 di FA Youth Cup buat United? Bareng Jerry, Fuad, dan Rossi, semuanya dibahas di episode kali ini. Konten: Kabar baik pertama: Tidak ada Dex! (02:10) Kabar baik berikutnya: UU Kekerasan Seksual resmi diteken dan PNS bisa work from anywhere (07:32) Kabar gak baik dari tetangga: Putra diktator menang Pemilu di Filipina (11:05) Kabar gak baik juga: Tanggal 12 Mei 2022 jadi peringatan 17 tahun Keluarga Glazer mengambil alih Manchester United (15:33) Manchester City punya STERLING, tapi malah dibilang gak punya ST (penyerang), makanya mereka datengin ERLING (21:49) Melihat Man City beli Erling Braut Håland, apa itu bikin Man United takut? (24:50) Ada persamaan antara suporter Timnas Indonesia dengan Manchester United: n
-
Umpan Tarik #181 Umpan Tarik Reunion!
12/05/2022 Duration: 40min#UmpanTarikReunion Masih dalam suasana Lebaran, Umpan Tarik bersilaturahmi sekaligus reuni! Membahas soal kiprah timnas di SEA Games, apakah akan menggoyang posisi Shin Tae-young sebagai pelatih kepala?
-
Take-Ons #12 DNA UCL: Beneran Ada atau Cuma Mitos?
10/05/2022 Duration: 26minReal Madrid berhasil melaju ke final Liga Champions setelah comeback atas Manchester City. Gara-gara ini, ada yang bilang bahwa Madrid punya DNA UCL atau DNA Eropa—persis kayak AC Milan dulu. Lawannya nanti di final, Liverpool, juga dibilang punya DNA UCL. Apa sebenarnya DNA UCL/Eropa ini? Semua didiskusikan dengan seru bersama Dex, Ardy, dan Aun. Konten: Pertanyaan utamanya: Percaya gak DNA UCL itu beneran ada? Atau ini cuma mitos? (01:54) Apakah irisan terdekat DNA UCL itu adalah mentalitas? Kalau mentalitas, maka DNA UCL ini sebetulnya bukan milik sebuah klub, melainkan seorang pelatih (Carlo Ancelotti misalnya) dan pemain (05:29) Ada alasan kenapa Madrid, Milan, dan Liverpool bisa lebih sukses di UCL. Ini ada hubungannya dengan format UCL yang one-off, beda sama liga yang lebih konstan dan kayak maraton bentuknya (08:40) Apa yang dibutuhkan untuk bisa jadi juara UCL sesering ketiga klub tersebut? Apa know-how yang diperlukan? (14:48) Setuju gak kalo ada yang bilang bahwa karena UCL bentuknya turn
-
#83 War of Words
10/05/2022 Duration: 01h05minSeperti halnya wajah Kendrick Lamar dalam video “The Heart Part 5” yang berubah-ubah, seperti itu juga peta persaingan di papan atas Premier League. Dengan tiga laga tersisa, kini tinggal Manchester City dan Liverpool yang tersisa. Seakan gak mau kalah dengan Lamar yang merepet tajam di video dan lagu tersebut, Pep Guardiola dan Jürgen Klopp langsung perang kata-kata. Apakah ini psywar belaka? Atau ini wujud rasa frustrasi saja? Semuanya dibahas oleh Dex, Aun, dan Ardy di episode kali ini. Konten: Sempat ada keramaian di medsos bahwa ketemuan sama sanak famili itu hal yang aneh alias strange (02:21) Tapi seenggaknya itu gak se-strange Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang bikin bioskop ramai banget (05:57) Persaingan Manchester City dan Liverpool yang sudah di ujung malah jadi tegang, mirip kalau lagi nonton horor atau thriller. Siapa yang bebannya lebih tinggi? (09:17) Jürgen Klopp “ngeluh” waktu Liverpool gagal menang melawan tim yang main defensif kayak Tottenham Hotspur. Apakah Klopp lay
-
Take-Ons #11 Apakah Suporter Bola Indonesia Gak Boleh Disenggol?
04/05/2022 Duration: 29minBox2Box Football libur dulu selama sepekan Idulfitri. Namun tetap ada episode Take-Ons dari Dex, Firzie, Jerry, dan Rossi—yang rekamannya sebelum Idulfitir, barengan episode 82 kemarin. Di episode Take-Ons spesial Lebaran kali ini, kami minta maaf kalau kami suka jadi podcast MU (meski ternyata ada alasannya juga), dilema media bola kalau jadinya seringnya cuma bahas klub “laku” kayak Manchester United dan Persib kalau di Indonesia, dan pertanyaan esensial: apakah suporter bola Indonesia gak boleh disenggol? Konten: Box2Box Football meminta maaf karena suka disebut sebagai podcast MU. Namun sebenarnya ini wajar karena ada datanya (01:20) Apakah media menerapkan skema “Gak MU, gak makan”? Dijawab oleh para pekerja media, terutama Firzie dari perspektif Kompas dan Bola (02:47) Apakah benar media dan pandit sepakbola Inggris pada bias ke Manchester United? (05:50) Semua konten Man United memang banyak digoreng—tanpa minyak—sama media (08:31) Kalau di sepakbola lokal, “MU”-nya Indonesia itu adalah Persib (0
-
#82 Manchester City = Mental Block FC?
29/04/2022 Duration: 01h04minSekalipun menang 4-3, Manchester City belum betul-betul nyingkirin Real Madrid. Bahkan ada aja yang ngerasa bahwa, ngelihat permainan Madrid, City gak betul-betul menang pada laga itu. Ini juga yang bikin Pep Guardiola mesti ngingetin pemain-pemainnya bahwa meski tipis, merekalah pemenang di laga itu. Apakah ini ada hubungannya dengan persoalan mental City di laga-laga penting—terutama di UCL? Bareng Jerry, Dex, Firzie, dan Rossi semuanya dibahas pada episode kali ini. Konten: Dex punya hater(s) ternyata (01:00) Update dari luar sepakbola: Tri Suaka-Zinidin Zidan dan Elon Musk (05:01) Analisis Manchester City 4-3 Real Madrid: Apakah ini terasa sebagai kemenangan buat Man City atau justru Madrid? (08:52) Salah satu kunci permainan Madrid adalah kemauan pemain mereka untuk melakukan pressing ke arah belakang. Kok, gitu? Kayak “nguber pantat”? (11:01) Kunci lainnya dalam menghadapi Man City adalah punya pemain yang pressing-resistance (13:22) Kebangkitan (Gabriel) Jesus dan makin menterengnya Karim Benz
-
Umpan Tarik #180 The Curious Case of Marko Šimić
28/04/2022 Duration: 35minPersija vs Marko Šimić Komunikasi yang Tidak Lancar atau Memang Pelanggaran kontrak? Episode terbaru #UmpanTarik membahas secara lengkap kasus panas antara Marko Šimić dan Persija Jakarta
-
Take-Ons #10 Erik ten Hag: Bakal Top atau Flop?
27/04/2022 Duration: 14minPekan lalu Manchester United baru aja mengumumkan bahwa Erik ten Hag bakal jadi pelatih baru mereka musim depan, gak ada salahnya kita bahas sosok yang satu ini bareng The OG: Pangeran Siahaan (fan Man United) dan Coach Justin (“orang Belanda”). Apakah yakin Erik ten Hag akan jadi “juru selamat” Manchester United? (01:13) Berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi Ten Hag untuk membuat Man United bangkit? (04:12) Siapa yang mesti dibeli dan siapa yang mesti ditendang oleh Ten Hag? (05:20) Isinya tim Man United kebanyakan diva semua. Apakah ini bakal bermasalah dengan Ten Hag mengingat dia gak punya pengalaman menangani tim dengan ego sebesar itu? (06:56) Frenkie de Jong: jenderal baru di lini tengah Man United? (07:39) Banyak pelatih Belanda gagal di Premier League. Paling sukses belakangan ini justru Louis van Gaal. Apa yang bikin ini terjadi? Apa benar orang Belanda terlalu blak-blakan dan rigid buat orang-orang Inggris? (10:33) Kira-kira apa isi riders soal permintaan Ten Hag di Man United? (12:02)
-
#81 Reunion: The OG Strikes Back
26/04/2022 Duration: 53minDalam spirit Ramadan dan menjelang Lebaran, Box2Box Football Podcast menghadirkan episode silaturahmi. Kali ini, Pangeran Siahaan dan Coach Justin (2 dari 3 OG line-up) ngebahas soal kemenangan Arsenal atas Manchester United bareng Jerry, Dex, dan Rossi. Selain itu, Coach Justin juga masih kukuh bahwa Arteta harus out, tetapi sebaliknya dia yakin kalo Erik ten Hag (dengan kemungkinan kedatangan Frenkie de Jong) bakal bisa sukses di Manchester United. Konten: Mau diajak taruhan, sepertinya Coach Justin sudah melihat kalau Arsenal di bawah Mikel Arteta ini punya harapan (01:59) Penalti Bruno Fernandes seharusnya jadi momentum kebangkitan Manchester United (04:12) Apakah Arteta sudah mengerti caranya menang? Dari pemilihan pemain dan taktiknya, kayaknya dia akhirnya bisa mendapatkan kontrol (07:00) Ini Harry Maguire gak main. Dia ditepikan di bangku cadangan. Berarti persoalan Man United lebih dari sekadar Maguire, kan? (09:19) Yang main di sektor full-back Arsenal itu Cédric Soares dan Nuno Tavares. Apaka
-
Buka Puasa Gelar #2 Never Grow Up: Menikmati Sepakbola sebagai Bocah ft. Podcast Retropus
25/04/2022 Duration: 49minKembali lagi di episode khusus ‘Buka Puasa Gelar’ bersama Dex dan Rossi dari Box2Box Football serta Febri dan Randy dari Retropus. Ramadan adalah bulan penuh berkah, penuh kebahagiaan. Gak jarang, Ramadan juga jadi bulan di mana banyak bocah bermain dan melampiaskan kesenangan—entah itu di waktu sahur, setelah berbuka, atau sebelum/selepas tarawih. Sepakbola, seperti halnya Ramadan, katanya juga memberikan kebahagiaan. Namun, seiring dengan perkembangan taktik, sepakbola jadi njlimet. Benarkah sepakbola masih memberikan kebahagiaan yang sama seperti halnya Ramadan kepada para bocah? Ngomong-ngomong, jika kalian senang dengan kolaborasi Box2Box Football bersama Retropus, seberapa sering kalian ingin kami mengadakan episode kolaborasi? Konten: Bulan puasa bukan cuma nyari pahala, tapi buat anak kecil juga biasanya nyari kesenangan (02:13) Selama Ramadan anak-anak kecil sebetulnya dapet jam main dan kebebasan yang lebih banyak: bangunin sahur, habis subuh, sekolah, ngabuburit, tarawih, main setelah tarawih, s